Penerapan Pengendalian Kualitas Produk Kaleng Kemasan Crab Meat 800 Ml Menggunakan Metode Six Sigma Pendekatan DMAIC (Studi Kasus PT. Indonesia Multi Colour Printing)

Tomi Parianggara, 202069030015 (2024) Penerapan Pengendalian Kualitas Produk Kaleng Kemasan Crab Meat 800 Ml Menggunakan Metode Six Sigma Pendekatan DMAIC (Studi Kasus PT. Indonesia Multi Colour Printing). Sarjana thesis, Universitas Yudharta.

[img] Text (Abstrak.pdf)
202069030015_Abstrak.pdf
Restricted to Registered users only

Download (150kB) | Request a copy
[img] Text (BAB I.pdf)
202069030015_BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (227kB) | Request a copy
[img] Text (BAB II.pdf)
202069030015_BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (245kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III.pdf)
202069030015_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (264kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV.pdf)
202069030015_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (426kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V.pdf)
202069030015_BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (142kB) | Request a copy
[img] Text (Daftar Pustaka.pdf)
202069030015_Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (216kB) | Request a copy
[img] Text (Halaman Depan.pdf)
202069030015_Halaman Depan.pdf
Restricted to Registered users only

Download (874kB) | Request a copy

Abstract

Produsen kemasan dapat mengalami masalah kualitas, yaitu dengan cacat produk/cacat pada setiap produksi yang belum mencapai nol cacat, terutama pada kaleng kemasan daging kepiting 800 ml yang paling sering mengalami cacat produk. Six Sigma dapat didefinisikan sebagai metodologi yang berfungsi untuk perbaikan proses yang bertujuan untuk meminimalkan proses cacat dan meningkatkan kualitas produksi menggunakan pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analize, Improve, Control). Sehingga dapat dianalisis dari permasalahan yang diketahui untuk mendapatkan rekomendasi perbaikan. Dari hasil pengukuran data yang diperoleh bahwa untuk (CTQ) Critical to Quality, kuncinya didasarkan pada diagram pareto, bahwa 85% cacat tertinggi terjadi pada pemecahan pengelasan. Dari analisis diagram kausal, faktor-faktor penyebab cacat/cacat produk berasal dari faktor mesin, manusia, bahan baku, dan lingkungan. Dengan demikian, rekomendasi dapat dibuat untuk tindakan korektif yang tepat, terutama memberikan pelatihan dan arahan bagi karyawan tentang cara bekerja sesuai SOP untuk pengecekan bahan baku, meningkatkan standar mutu bahan baku yang diterima, dan penambahan pencahayaan yang tepat selama proses produksi sehingga cacat/cacat produksi dapat diminimalisir.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: 0461-KI-24-01
Contributors:
ContributionContributorsEmail
Thesis advisorSubchan Asy’ari, S.T., M.T, ㅤUNSPECIFIED
Subjects: Karya Umum > Ensiklopedia
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Industri
Date Deposited: 27 Oct 2024 10:37
Last Modified: 04 Jan 2025 09:41
URI: https://repository.yudharta.ac.id/id/eprint/5540

Actions (login required)

View Item View Item