Krisna Syah Putra, 202069030043 (2024) Analisis Pengendalian Kualitas Produk Tempe Menggunakan Metode Seven Tools Di UMKM Makmur Sentosa. Sarjana thesis, Universitas Yudharta.
|
Text (Abstrak.pdf)
202069030043_Abstrak.pdf Restricted to Registered users only Download (36kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB I.pdf)
202069030043_BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (80kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB II.pdf)
202069030043_BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (391kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB III.pdf)
202069030043_BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (140kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB IV.pdf)
202069030043_BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (586kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB V.pdf)
202069030043_BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (96kB) | Request a copy |
|
|
Text (Daftar Pustaka.pdf)
202069030043_Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (34kB) | Request a copy |
|
|
Text (Halaman Depan.pdf)
202069030043_Halaman Depan.pdf Restricted to Registered users only Download (444kB) | Request a copy |
Abstract
Kualitas adalah aspek krusial yang harus dikelola baik pada produk maupun proses, karena ini akan mencerminkan keunggulan kompetitif suatu perusahaan dibandingkan dengan pesaingnya. Pengendalian kualitas adalah usaha teknik dan manajerial yang dilakukan untuk mengukur kualitas produk, membandingkan hasil tersebut dengan spesifikasi yang diinginkan, dan mengambil tindakan perbaikan jika hasilnya tidak memenuhi standar. Metode Seven Tools adalah pendekatan grafik yang digunakan untuk menyelesaikan masalah terkait kualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengendalian kualitas produk dengan metode Seven Tools dan memberikan inovasi yang sesuai untuk mengurangi jumlah produk cacat pada UMKM Makmur Sentosa. Metode penelitian yang diterapkan adalah pendekatan kuantitatif dengan data primer dan sekunder. Instrumen penelitian meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, studi literatur, dan alur proses produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis cacat yang paling banyak terjadi adalah cacat dimakan hewan sebanyak 86 produk, diikuti cacat kemasan rusak 82 produk, bentuk tidak merata 81 produk, dan warna kehitaman 73 produk. Untuk mengatasi masalah tersebut, analisis dilakukan dengan mengidentifikasi masalah, mempersempit ruang lingkup, mencari dan memastikan penyebabnya, serta mencegah kesalahan akibat kelalaian. Berdasarkan hasil ini, sampel produk cacat sebanyak 100 diambil dalam 20 kali pengambilan, sehingga total cacat mencapai 332 produk.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Identification Number: | 0241-KI-24-01 | ||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Subjects: | Karya Umum > Perpustakaan dan Ilmu Informasi | ||||||
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Industri | ||||||
| Date Deposited: | 05 Oct 2024 08:52 | ||||||
| Last Modified: | 04 Jan 2025 09:41 | ||||||
| URI: | https://repository.yudharta.ac.id/id/eprint/5554 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

