Muhammad Makin Salim, 202069030051 (2024) Analisis Posisi Kerja Tenaga Pengelasan Dengan Pendekatan Ergonomi ANBM Dan Reba Untuk Meningkatkan Produktivitas (Studi Kasus Pada Bengkel M. Star Purwosari Pasuruan). Sarjana thesis, Universitas Yudharta.
|
Text (Abstrak.pdf)
202069030051_Abstrak.pdf Restricted to Registered users only Download (139kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB I.pdf)
202069030051_BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (305kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB II.pdf)
202069030051_BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (481kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB III.pdf)
202069030051_BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (173kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB IV.pdf)
202069030051_BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (643kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB V.pdf)
202069030051_BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (113kB) | Request a copy |
|
|
Text (Daftar Pustaka.pdf)
202069030051_Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (221kB) | Request a copy |
|
|
Text (Halaman Depan.pdf)
202069030051_Halaman Depan.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Pengelasan adalah salah satu perkembangan industri informal. Penyambungan dengan energi panas antara dua buah logam atau lebih disebut pengelasan. Salah satu bengkel motor di Purwosari, Pasuruan, bernama Bengkel M.Star melakukan pembuatan dan pengelasan rangka sepeda motor. Bengkel ini memiliki empat pekerja yang bekerja selama 8–10 jam sehari. Hasil wawancara menunjukkan bahwa operator mengalami keluhan otot di beberapa bagian tubuhnya. Selama proses pengelasan dan pengamplasan, bagian punggung, leher, pinggang, lutut, kaki, dan tangan mengalami masalah. Hal ini disebabkan oleh posisi tubuh yang digunakan karyawan saat bekerja yang mengharuskan mereka melipat kaki dan membungkukkan badan selama berjam-jam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi risiko ergonomi yang dirasakan oleh karyawan saat melakukan pekerjaan mereka. Metode yang digunakan adalah Rapid Entire Body Assessment (REBA), yang mengidentifikasi risiko postur kerja, dan Nordic Body Map, yang mengidentifikasi keluhan yang dirasakan karyawan. Selanjutnya, mereka menggunakan Software Mannequin Pro untuk memberikan saran untuk perbaikan postur kerja untuk meningkatkan produktivitas kerja. Hasil penelitian menunjukkan pekerja 1 memiliki nilai risiko sebesar 7 dan pekerja 2 memiliki nilai risiko sebesar 9. Skor Nordic Body Map pada pekerja 1 sebesar 62 dan pada pekerja 2 sebesar 65. Perbaikan postur kerja dengan Software Mannequin Pro menurunkan nilai risiko pada pekerja 2 dari 9 menjadi 3 dan menurunkan besar torsi 28% dari 14 Nm menjadi 10.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Identification Number: | 0460-KI-24-01 | ||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Subjects: | Karya Umum > Ensiklopedia | ||||||
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Industri | ||||||
| Date Deposited: | 30 Aug 2024 07:01 | ||||||
| Last Modified: | 04 Jan 2025 09:41 | ||||||
| URI: | https://repository.yudharta.ac.id/id/eprint/5557 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

