Makna Simbolik Pengguna Rokok Elektrik (VAPE) Perempuan Pada Komunitas HexOhm Pasuruan

Dinda Aisyah Puji Harjanti, 202069090001 (2024) Makna Simbolik Pengguna Rokok Elektrik (VAPE) Perempuan Pada Komunitas HexOhm Pasuruan. Sarjana thesis, Universitas Yudharta.

[img] Text (Abstrak.pdf)
202069090001_Abstrak.pdf
Restricted to Registered users only

Download (371kB) | Request a copy
[img] Text (BAB I.pdf)
202069090001_BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (209kB) | Request a copy
[img] Text (BAB II.pdf)
202069090001_BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (566kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III.pdf)
202069090001_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (311kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV.pdf)
202069090001_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (667kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V.pdf)
202069090001_BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (251kB) | Request a copy
[img] Text (Daftar Pustaka.pdf)
202069090001_Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (269kB) | Request a copy
[img] Text (Halaman Depan.pdf)
202069090001_Halaman Depan.pdf
Restricted to Registered users only

Download (727kB) | Request a copy

Abstract

Banyak perempuan beralih dari rokok ke vape sebagai alternatif yang lebih aman dan modern, serta simbol gaya hidup kontemporer tanpa stigma sosial. Dalam komunitas vaping, mereka menemukan dukungan dan membentuk identitas sosial baru. Media sosial, terutama Instagram, memperkuat tren ini, dan vape juga dilihat sebagai alat emansipasi untuk mengekspresikan identitas dan kemandirian. Meskipun demikian, kekhawatiran tentang dampak kesehatan jangka panjang tetap ada. Fenomena ini menunjukkan bahwa penggunaan vape oleh perempuan harus dipahami dalam konteks sosial, budaya, dan gender, seperti yang terlihat di komunitas Hexohm Pasuruan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yang berfokus pada pengamatan dan analisis data yang tidak bersifat numerik. Metodologi ini bertujuan untuk memahami interaksi sosial secara mendalam melalui pengumpulan dan analisis pengalaman, persepsi, dan interpretasi individu atau kelompok terhadap fenomena tertentu.Penelitian ini mengungkap bahwa makna simbolik penggunaan vape di kalangan perempuan dalam komunitas Hexohm Pasuruan adalah kompleks dan beragam. Vape dipandang sebagai simbol gaya hidup, identitas, ekspresi diri, prestise, dan maskulinitas. Makna-makna ini dibentuk melalui interaksi simbolik dan dipengaruhi oleh norma gender, kelas sosial, serta budaya populer. Faktor pendorong penggunaan vape termasuk keamanan, aroma yang nyaman, upaya berhenti merokok, rasa ingin tahu, dan dorongan dari teman sebaya. Temuan ini menegaskan bahwa vape bukan hanya alat konsumsi nikotin, tetapi juga sarana membangun identitas sosial, hubungan interpersonal, dan menantang norma-norma sosial. Nilai positif dari penggunaan vape di komunitas Hexohm Pasuruan dapat membantu mengatasi stigma sosial. Peningkatan Komunitas: Komunitas disarankan untuk mendukung anggota baru guna meningkatkan kreativitas dan membantah pandangan negatif. Penelitian Lanjutan: Diperlukan penelitian lebih lanjut tentang makna simbolik vape di komunitas berbeda dan dampak kesehatan serta konstruksi gender.Penelitian ini diharapkan tidak hanya memberikan kontribusi akademis dalam memperluas pengetahuan tentang pemaknaan vape bagi diri seorang perempuan, tetapi juga memberikan wawasan praktis yang dapat membantu dalam pengembangan program-program intervensi dan pendekatan yang lebih efektif dalam mendukung kesejahteraan perempuan milenial pengguna vape di komunitas lokal.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: 658.4 HAR M
Contributors:
ContributionContributorsEmail
Thesis advisorNinuk Riswandari, S.Sos., M.Si, ㅤUNSPECIFIED
Subjects: Karya Umum > Ensiklopedia
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial & Politik > Ilmu Komunikasi
Date Deposited: 07 Nov 2024 07:57
Last Modified: 05 Nov 2025 08:58
URI: https://repository.yudharta.ac.id/id/eprint/5711

Actions (login required)

View Item View Item