Mariyatul Qibtiyah, 202069090014 (2024) Representasi Feminisme Budaya Patriarki Dalam Film Gadis Kretek (Teori Semiotika Roland Barthes). Sarjana thesis, Universitas Yudharta.
|
Text (Abstrak.pdf)
202069090014_Abstrak.pdf Restricted to Registered users only Download (53kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB I.pdf)
202069090014_BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (107kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB II.pdf)
202069090014_BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (222kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB III.pdf)
202069090014_BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (96kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB IV.pdf)
202069090014_BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (553kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB V.pdf)
202069090014_BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (37kB) | Request a copy |
|
|
Text (Daftar Pustaka.pdf)
202069090014_Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (96kB) | Request a copy |
|
|
Text (Halaman Depan.pdf)
202069090014_Halaman Depan.pdf Restricted to Registered users only Download (583kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini menganalisis representasi feminisme dan budaya patriarki dalam film Gadis Kretek yang menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Film ini menggambarkan dinamika sosial budaya Jawa dan peran perempuan dalam masyarakat yang didominasi oleh nilai-nilai patriarki. Melalui teori semiotika Barthes, penelitian ini mengeksplorasi tanda-tanda dan mitos yang terdapat dalam film untuk mengungkap bagaimana pesan-pesan feminisme disampaikan dan dipertentangkan dengan norma-norma patriarki. Film Gadis Kretek tayang pada tahun 2023 dengan 5 episode . Yang meduduki peringkat ke 10 dengan penonton terbanyak .Analisis dilakukan dengan membedah elemen-elemen naratif dan sinematik seperti dialog, karakter, kostum, dan setting yang merefleksikan pergeseran peran gender serta perjuangan perempuan dalam mencapai kesetaraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film Gadis Kretek berhasil menyajikan kritik terhadap dominasi patriarki melalui simbol-simbol yang mengedepankan kekuatan dan kemandirian perempuan. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun budaya patriarki masih kuat dalam masyarakat, ada upaya untuk menantang dan mendekonstruksi hegemoni tersebut melalui media film. Dengan demikian, film ini berfungsi sebagai media refleksi dan pendidikan dalam perjuangan feminisme di Indonesia.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Identification Number: | 0155-KI-24-01 | ||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Subjects: | Karya Umum > Bibliografi | ||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial & Politik > Ilmu Komunikasi | ||||||
| Date Deposited: | 22 Nov 2024 10:00 | ||||||
| Last Modified: | 04 Jan 2025 09:46 | ||||||
| URI: | https://repository.yudharta.ac.id/id/eprint/5720 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

