Irandha Meiveara Fahrina Hammi, 202069110088 (2024) Fear Of Missing Out (FoMO) Ditinjau Dari Kesejahteraan Psikologis Remaja Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Sukorejo. Sarjana thesis, Universitas Yudharta.
|
Text (Abstrak.pdf)
202069110088_Abstrak.pdf Restricted to Registered users only Download (91kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB I.pdf)
202069110088_BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (179kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB II.pdf)
202069110088_BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (205kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB III.pdf)
202069110088_BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (416kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB IV.pdf)
202069110088_BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (385kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB V.pdf)
202069110088_BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (88kB) | Request a copy |
|
|
Text (Daftar Pustaka.pdf)
202069110088_Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (353kB) | Request a copy |
|
|
Text (Halaman Depan.pdf)
202069110088_Halaman Depan.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Remaja merupakan fase perkembangan yang penuh dengan perubahan signifikan, baik secara fisik, emosional, maupun sosial. Perubahan ini tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan dipengaruhi oleh faktor eksternal. Salah satunya adalah era perkembangan internet yang semakin masif. Internet memungkinkan remaja untuk terhubung dengan teman-teman mereka. Namun yang terjadi malah sebaliknya. Hal ini ditunjukkan dengan semakin meningkatnya penggunaan internet di kalangan remaja yang menimbulkan banyak fenomena baru, seperti cancel culture, catfishing, cyberbullying, FoMO, dan lain sebagainya. Salah satu faktor yang memiliki urgensi lebih adalah kesejahteraan psikologis, yang mencakup aspek-aspek seperti rasa otonomi, kompetensi dan keterhubungan sosial. Ketika kebutuhan-kebutuhan dasar ini tidak terpenuhi, individu cenderung mengalami ketidakpuasan yang dapat meningkatkan perasaan takut ketinggalan atau FoMO. Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 2 Sukorejo, dengan tujuan untuk mengetahui adanya pengaruh kesejahteraan psikologis terhadap fear of missing out pada remaja. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan subjek sebanyak 267 remaja di SMK Negeri 2 Sukorejo, dengan pengambilan sampel menggunakan teknik stratified random sampling. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik regresi linier satu prediktor dengan bantuan SPSS statistic versi 26 for windows. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai koefisien sebesar -0,253 dengan taraf sig 0,000 (sig < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh yang siginifikan antara kesejahteraan psikologis terhdap fear of missing out pada remaja. Hal ini dinyatakan dengan Rsquare = 0,064, bahwa kesejahteraan psikologis memberikan sumbangan sebesar 6,4% terhadap fear of missing out, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain diluar penelitian ini.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Identification Number: | 0071-KI-24-01 | ||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Subjects: | Karya Umum > Ilmu Umum dan Komputer | ||||||
| Divisions: | Fakultas Psikologi > Psikologi | ||||||
| Date Deposited: | 27 Aug 2024 14:15 | ||||||
| Last Modified: | 04 Jan 2025 09:48 | ||||||
| URI: | https://repository.yudharta.ac.id/id/eprint/5817 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

