Penafsiran Dzikir Dalam Surat Al-Baqarah Ayat 152 Menurut Syekh Ibnu Ajibah (Studi Analisis Kitab Tafsir Bahrul Madid)

Muhammad Abbel Saktyanugraha, 202086340001 (2024) Penafsiran Dzikir Dalam Surat Al-Baqarah Ayat 152 Menurut Syekh Ibnu Ajibah (Studi Analisis Kitab Tafsir Bahrul Madid). Sarjana thesis, Universitas Yudharta.

[img] Text (Abstrak.pdf)
202086340001_Abstrak.pdf
Restricted to Registered users only

Download (827kB) | Request a copy
[img] Text (BAB I.pdf)
202086340001_BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (792kB) | Request a copy
[img] Text (BAB II.pdf)
202086340001_BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (777kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III.pdf)
202086340001_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (538kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV.pdf)
202086340001_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (781kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V.pdf)
202086340001_BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (736kB) | Request a copy
[img] Text (BAB VI.pdf)
202086340001_BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (396kB) | Request a copy
[img] Text (Daftar Pustaka.pdf)
202086340001_Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (522kB) | Request a copy

Abstract

Di zaman yang penuh problematik ini, dalam kehidupan dapat dirasakan dimana-mana bahwa terdapat kegelisahan disebabkan oleh permasalahan yang mengusik kedamaian dengan berbagai polanya dan aneka rintangan yang membingungkan hati dan pikiran. Agar keimanan manusia itu tetap stabil, maka perlu adanya sebuah media untuk selalu mengingat Allah Swt yakni dzikrullah karena dzikir ialah salah satu proses stabilitas serta peningkatan keimanan manusia. karena Allah mengirimkan cahaya kepada orang-orang yang berdzikir yang ketika hatinya bergetar ketika mengingat Allah. Sebagaimana Allah berfirman : Allah meneguhkan imannya. Tujuan dari penelitian ini Untuk mengetahui penafsiran Ibnu Ajibah mengenai dzikir juga mengetahui relevansi dzikir surat Al-Baqarah ayat 152 di kehidupan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analis deskriptif dengan pendekatan kualitatif, yaitu dengan cara menganalisa makna yang termuat dalam berbagai sumber primer maupun sekunder dan mengeksplorasi serta menguraikan penelitian dengan deskripsi. Selain itu, metode penelitian tafsir yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode riset dokumentasi, yaitu dengan cara mengumpulkan buku-buku, jurnal, artikel, catatan, lampiran,dan literatur-literatur lainnya. Hal pertama yang dilakukan yaitu Studi Kepustakaan terkait judul Penafsiran Dzikir Pada Surat Al-Baqarah Ayat 152 Menurut Syekh Ibnu Ajibah dalam Tafsir Bahrul Madid. Kedua, menganalisa penafsiran Syekh Ibnu Ajibah pada ayat 152 Surat Al-Baqarah. Ketiga, menarik kesimpulan dari penafsiran tersebut. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa Penafsiran Syekh Ibnu Ajibah menafsirkan ayat 152 surat Al-Baqarah adalah maksud perintah Allah untuk mengingat-Nya yaitu mengingat Allah Swt dengan hati yang bening, jiwa yang bersih, tauhid yang tinggi dan iman yang kuat. maka Allah akan mengingat juga dengan membukakan mata hati, menyingkapkan hijab dan mengkaruniakan derajat tinggi di syurga dan bersyukur dengan mengingat kebaikan yang diberikan dan tidak mengkufuri-Nya dengan berlaku syirik karena Allah akan menarik lagi pertolongan-pertolongan-Nya. Relevansi dikehidupan adalah siapa yang mengingat Allah pasti diberi pengaruh besar pada kondisi kehidupannya yang akan terlihat secara lahir dan batin. Seperti ketenangan jiwa dan kebahagiaan yang hakiki.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: 0061-KI-24-01
Contributors:
ContributionContributorsEmail
Thesis advisorM. Mukhid Mashuri, M.Th.I, ㅤUNSPECIFIED
Subjects: Karya Umum > Ilmu Umum dan Komputer
Divisions: Fakultas Agama Islam > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Date Deposited: 18 Oct 2024 07:52
Last Modified: 04 Jan 2025 09:49
URI: https://repository.yudharta.ac.id/id/eprint/5862

Actions (login required)

View Item View Item