Komparasi Penafsiran Tentang Nasab Anak Zina Antara Al-Qurthubi Dan Wahbah Al-Zuahaili

Mita Emil Mashluhah, 202086340006 (2024) Komparasi Penafsiran Tentang Nasab Anak Zina Antara Al-Qurthubi Dan Wahbah Al-Zuahaili. Sarjana thesis, Universitas Yudharta.

[img] Text (Abstrak.pdf)
202086340006_Abstrak.pdf
Restricted to Registered users only

Download (481kB) | Request a copy
[img] Text (BAB I.pdf)
202086340006_BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (379kB) | Request a copy
[img] Text (BAB II.pdf)
202086340006_BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (BAB III.pdf)
202086340006_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (361kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV.pdf)
202086340006_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (BAB V.pdf)
202086340006_BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (528kB) | Request a copy
[img] Text (BAB VI.pdf)
202086340006_BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (355kB) | Request a copy
[img] Text (Daftar Pustaka.pdf)
202086340006_Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (458kB) | Request a copy

Abstract

Perkawinan yang sah dalam islam merupakan pintu awal terbentuknya hubungan nasab. Keberadaan nasab sangtlah penting. Nasab menjadi penentu bagian warisan, perwalian, pengasuhan, pengasuhan dan hal-hal yang berhubungan dengannya. Tanpa adanya hubungan nasab, maka banyak hal yang akan sulit untuk diselesaik. Anak hasil zina dianggap tidak sah secara hukum karena zina dianggap sebagai perbuatan yang tidak halal dan melanggar ketentuan syariat. Dalam hal ini, anak tersebut tidak memiliki nasab yang sah dari ayah biologisnya jika bukti-bukti yang cukup menunjukkan bahwa anak tersebut adalah hasil zina. Nasab anak zina adalah status hubungan keturunan anak yang lahir di luar pernikahan sah menurut hukum Islam. Dalam Islam, anak yang lahir dari hubungan di luar nikah dianggap tidak memiliki hubungan nasab (garis keturunan) dengan ayah biologisnya, melainkan hanya dengan ibunya. Maka dari itu, ada dua perbedaan pendapat mufassir tentang nasab anak zina. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana perbedaan pendapat tentang nasab anak zina menurut Al-Qurthubu dan Wahbah Zuhaili. Penelitian ini menggunakan metode penelitian komparasi dengan pendekatan kualitatif, yaitu dengan cara mencari perbedaan yang termuat dalam berbagai sumber primer maupun sekunder dan mengeksplorasi serta menguraikan penelitian dengan deskripsi. Selain itu, metode penelitian tafsir yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode riset dokumentasi, yaitu dengan cara mengumpulkan buku-buku, jurnal, artikel, catatan, lampiran,dan literatur-literatur lainnya.pertama yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu menafsirkan surat Al-Furqon ayat 54, Kedua menganalisa penafsiran Al-Qurthubi dan Wahbah Zuhaili tentang penafsiran nasab anak zina. Ketiga, mencari perbedaan pendapat tentang nasab anak zina. Keempat, menarik kesimpulan dalam penafsiran tersebut. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa perbedaan pendapat tentang nasab anak zina Imam Al-Qurthubi berpendapat tentang nasab anak zina bahwa anak yang dilahirkan dari hasil zina maka nasab tersebut tidak ikut pada ayahnya tetapi ikut kepada ibunya, jika anak tersebut yang lahir perempuan maka tidak bisa menjadi wali dalam pernikahannya dan boleh dinikahi oleh suami dari ibu tersebut. Menurut Wahbah Zuhaili anak yang lahir dari hubungan zina tersebut haram unutk dinikahi laki-laki dari ibu tersebut karena laki-laki tersebut masih tersmasuk dalam ketegori mushoharoh. perkawinan wanita hamil karena zina itu diperbolehkan. Apabila melahirkan anak setelah enam bulan akad nikah maka nasabnya ke pria itu. Apabila kurang dari enam bulan dari waktu akad nikah maka tidak dinasabkan padanya kecuali apabila si pria itu membuat ikrar bahwa anak itu adalah anaknya dan tidak menjelaskan bahwa anak itu bukan berasal dari zina.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: 0033-KI-24-01
Contributors:
ContributionContributorsEmail
Thesis advisorDr. Amir Mahmud, M.Th.I, ㅤUNSPECIFIED
Subjects: Karya Umum > Ilmu Umum dan Komputer
Divisions: Fakultas Agama Islam > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Date Deposited: 20 Sep 2024 07:23
Last Modified: 04 Jan 2025 09:49
URI: https://repository.yudharta.ac.id/id/eprint/5867

Actions (login required)

View Item View Item