Kriteria Hidup Baik Dalam Al-Qur’an (Kajian Tafsir Maudhu’i)

Naf'an Salim, 202086340018 (2024) Kriteria Hidup Baik Dalam Al-Qur’an (Kajian Tafsir Maudhu’i). Sarjana thesis, Universitas Yudharta.

[img] Text (Abstrak.pdf)
202086340018_Abstrak.pdf
Restricted to Registered users only

Download (494kB) | Request a copy
[img] Text (BAB I.pdf)
202086340018_BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (340kB) | Request a copy
[img] Text (BAB II.pdf)
202086340018_BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (406kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III.pdf)
202086340018_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (216kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV.pdf)
202086340018_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (769kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V.pdf)
202086340018_BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (422kB) | Request a copy
[img] Text (BAB VI.pdf)
202086340018_BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (174kB) | Request a copy
[img] Text (Daftar Pustaka.pdf)
202086340018_Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (224kB) | Request a copy

Abstract

Setiap manusia pasti mengharapkan kehidupan yang baik, yang pada umumnya, terdapat berbagai aspek yang menjadikan kehidupannya dianggap baik atau tidak, seperti kesehatan, tempat tinggal yang layak, harta yang berkecukupan, dan lain sebagainya. Pandangan masyarakat akan hidup baik condong pada materi dan kesenangan belaka, atau yang akrab disebut gaya hidup hedonisme. Semakin meningkatnya atau meluasnya gaya hidup kurang baik di atas ini menjadikan penelitian ini menarik untuk diteliti, yaitu untuk meluruskan pemahaman masyarakat agar tidak tertarik arus gaya hidup hedonisme yang sudah semakin marak hari ini. sehingga dapat memberikan pemahaman kepada pembaca agar bisa menjadikan kehidupannya menjadi baik, sesuai dengan al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kriteria hidup baik menurut al-Qur’an, serta penafsiran ayat yang berhubungan dengannya, dan korelasi antara kriteria dengan kehidupan yang baik. Metode yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif, yang menekankan hal terpenting suatu perkara. Sedangkan, jenis penelitiannya yaitu penelitian kepustakaan, yang menggunakan pengumpulan informasi dan data melalui berbagai literatur. Dan dalam metode penafsirannya, menggunakan metode tafsir maudhu’i (tematik), yaitu metode yang mengarahkan pandangan kepada tema tertentu, kemudian mencari pandangan al-Qur’an mengenai tema tersebut. Dalam penelitian ini kriteria hidup baik berdasarkan pada penafsiran QS. an-Nahl ayat 97 terhimpun tiga kriteria, yakni sejahtera dalam artian sejahtera dalam hal dunia ataupun jiwanya. Kedua, merasa cukup (qana’ah) sebagai penunjang kesejahteraan yang menghasilkan kriteria terakhir, yakni kebahagiaan. kebahagian dunia ataupun akhirat yang merupakan kebagiaan utama, yakni bahagia dalam surga Allah. Sejahtera yaitu orang yang bisa selalu mensucikan atau membersihkan dirinya dari maksiat dan dosa, menjalankan syariat dan menjauhi larangan Allah, juga bertakwa kepada-Nya sesuai kadar kemampuan. Sedangkan qana’ah yaitu ikhlas menerima apa adanya, berdoa kepada Allah agar mendapat tambahan yang layak dan berusaha, menerima ketentuan Allah dan tidak terbawa oleh kekecewaan dunia. Dan dalam al-Qur’an kata yang berarti kebahagiaan cenderung mengarah kepada kebahagiaan di akhirat kelak, yakni surga yang ia akan abadi di dalamnya.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: 0057-KI-24-01
Contributors:
ContributionContributorsEmail
Thesis advisorWiwin Anis Rohtih, M.Th.I, ㅤUNSPECIFIED
Subjects: Karya Umum > Ilmu Umum dan Komputer
Divisions: Fakultas Agama Islam > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Date Deposited: 10 Nov 2024 09:12
Last Modified: 04 Jan 2025 09:49
URI: https://repository.yudharta.ac.id/id/eprint/5875

Actions (login required)

View Item View Item