Metode Dzikir Sebagai Penenang Hati Perspektif Tafsir Munir Karya Wahbah Al-Zuhaili

M. Fajrul Falah, 202086340034 (2024) Metode Dzikir Sebagai Penenang Hati Perspektif Tafsir Munir Karya Wahbah Al-Zuhaili. Sarjana thesis, Universitas Yudharta.

[img] Text (Abstrak.pdf)
202086340034_Abstrak.pdf
Restricted to Registered users only

Download (160kB) | Request a copy
[img] Text (BAB I.pdf)
202086340034_BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (698kB) | Request a copy
[img] Text (BAB II.pdf)
202086340034_BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (716kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IIII.pdf)
202086340034_BAB IIII.pdf
Restricted to Registered users only

Download (232kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV.pdf)
202086340034_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (742kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V.pdf)
202086340034_BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (BAB VI.pdf)
202086340034_BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (223kB) | Request a copy
[img] Text (Daftar Pustaka.pdf)
202086340034_Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (449kB) | Request a copy

Abstract

Hati juga sering dianggap sebagai pusat dari segala macam perilaku manusia, seperti contohnya ketika hati manusia itu buruk maka sifat dan sikap kepada seseorang juga buruk hati yang buruk ini disebut dengan penyakit hati. diantara penyakit hati antara lain iri, dengki, hasud, sombong tidak syukur nikmat serakah dan lain sebagainya titik maka perlunya kita mengobati hati ini agar tidak memiliki sifat-sifat yang buruk sehingga hati ini lebih bersih. Oleh karena itu dzikir muncul sebagai penyembuh dan penenang hati, Ketenangan jiwa dan batin seseorang bisa diperoleh dengan cara bserdzikir kepada Allah, dengan berzikir dirinya bisa melupakan semua masalah yang ditanggung, dan dengan berzikir dirinya secara tidak langsung mengingat Allah dan Allah juga akan selalu mengingatnya, tapi perlu diperhatikan dzikir bukan hanya sekedar menyebut nama Allah, akan tetapi menyebutnya dengan menghadirkan hati dan pikiran, karena manfaat zikir tidak akan terasa jika hanya menyebutnya dengan lisan saja. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan untuk mengkaji permasalahan yang dihadapi, yang terdiri dari: 1) data primer yaitu Alquran 2) tetes sekunder berupa kitab-kitab Tafsir dan buku-buku yang terkait dengan ilmu pengetahuan Alquran dan pembahasannya. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh penulis membutuhkan catatan-catatan yang membahas tentang ayat-ayat sesuai dengan tema, lampiran, dan beberapa dokumen yang berkaitan dengan judul. Selanjutnya menggunakan langkah-langkah maudhu’I yang paling utama yaitu mengenai ayat-ayat Alquran yang dibahas selanjutnya menggunakan langkah-langkah Maudhu’iyang paling utama yaitu mengenai ayat-ayat Alquran yang dibahas terjemah dan tafsiran dari para mufassir, dan diambil dari buku, artikel maupun jurnal yang terkait.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: 0059-KI-24-01
Contributors:
ContributionContributorsEmail
Thesis advisorDr. Miftara Ainul Mufid, S.Pd.I., M.Pd.I, ㅤUNSPECIFIED
Subjects: Karya Umum > Ilmu Umum dan Komputer
Divisions: Fakultas Agama Islam > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Date Deposited: 05 Aug 2024 12:55
Last Modified: 04 Jan 2025 09:50
URI: https://repository.yudharta.ac.id/id/eprint/5887

Actions (login required)

View Item View Item