ROYYAN FUADI, 201769020022 (2022) PENGARUH PROSES HARDENING PADA SUHU 1020 °C DENGAN MEDIA PENDINGIN UDARA TERHADAP PENINGKATAN NILAI KEKERASAN BAJA KNL EXTRA. Sarjana thesis, Universitas Yudharta.
|
Text (Abstrak.pdf)
201769020022_Abstrak.pdf Restricted to Registered users only Download (177kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB I.pdf)
201769020022_BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (129kB) | Request a copy |
|
|
Text (bab II.pdf)
201769020022_bab II.pdf Restricted to Registered users only Download (593kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB III.pdf)
201769020022_BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (556kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB V.pdf)
201769020022_BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (164kB) | Request a copy |
|
|
Text (COVER.pdf)
201769020022_COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (626kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA.pdf)
201769020022_DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (158kB) | Request a copy |
|
|
Text (lampiran.pdf)
201769020022_lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (616kB) | Request a copy |
Abstract
Pada proses produksi khususnya di proses pemesinan untuk membentuk sebuah produk perlu memahami material yang harus dibentuk. Dalam hal ini material yang dipakai yaitu Baja perkakas K110 KNL EXTRA (BOHLER) secara umum merupakan baja perkakas dengan karbon dan chromium tinggi, disertai dengan unsur paduan lain terutama molybdenum dan vanadium. Baja ini membutuhkan daya tahan aus yang tinggi, dengan ketangguhan yang sedang. Permasalahan yang terjadi pada saat proses pembentukan pengerolan dan proses pemesinan material ini akan cepat aus dan cacat, maka perlu dilakukan proses perlakuan Hardening dengan suhu 1020°C dengan media pendinginan udara terhadap peningkatan nilai kekerasan baja KNL EXTRA”. Untuk mengetahui perubahan kekerasan sebelum dan sesudah di lakukan hardening di perlukan sebuah hardness test atau alat ukur kekerasan untuk mengetahui kekerasan yang di miliki oleh suatu bahan. Ada berbagai macam cara mengetahui tingkat kekerasan Salah satunya adalah dengan metode Rockwell. Bahan uji baja KNL EXTRA dengan diameter 230 cm dengan panjang 220 cm dilakukan empat titik yang berbeda sebelum di hardening rata rata HRB 92,4 kemudian di uji dengan perlaku hardening dengan suhu 1020°C dengan pendinginan udara selama 12 jam, 24 jam dan 48 jam hasil kekerasan sama perubahan tidak signifikan yaitu rata-rata HRC 61,4 sesuai dengan rentang skala pada metode pengujian rockwell 20-100 HRB merupakan baja lunak sedangkan 20 -77 HRC baja keras hal ini menandakan bahwa bahan yang lebih keras dari HRB 100. Baja ini juga di uji coba setelah dihardening dengan pendinginan oli nilai kekerasannya meningkat rata-rata HRC 62,4 Dengan adanya peningkatan kekerasan ini terjadi karena terbentuknya atom karbon didalam struktur maka walaupun pendinginan menggunakan oli kekerasan meningkat tetapi akan mengalami getas pada material baja ini.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | Teknologi & Ilmu Terapan > Ilmu Teknik dan Ilmu yang Berkaitan | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Mesin | |||||||||
| Date Deposited: | 06 Nov 2022 12:27 | |||||||||
| Last Modified: | 23 Jun 2025 06:05 | |||||||||
| URI: | https://repository.yudharta.ac.id/id/eprint/5962 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

