Konsep Ta’aruf Dalam Perspektif Pendidikan Multikultural (Penafsiran Ibnu Katsir dalam Surat al-Hujurat ayat 13)

REZA RAHMATULLOH, 202086130005 (2022) Konsep Ta’aruf Dalam Perspektif Pendidikan Multikultural (Penafsiran Ibnu Katsir dalam Surat al-Hujurat ayat 13). Magister thesis, Universitas Yudharta.

[img] Text (Abstrak.pdf)
202086130005_Abstrak.pdf
Restricted to Registered users only

Download (189kB) | Request a copy
[img] Text (BAB I.pdf)
202086130005_BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (423kB) | Request a copy
[img] Text (BAB II.pdf)
202086130005_BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (504kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III.pdf)
202086130005_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (401kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V.pdf)
202086130005_BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (860kB) | Request a copy
[img] Text (BAB VI.pdf)
202086130005_BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (238kB) | Request a copy
[img] Text (Daftar Pustaka.pdf)
202086130005_Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (357kB) | Request a copy

Abstract

Fokus penelitian dalam tulisan ini antara lain: 1) Bagaimanakah penafsiran Tafsir Ibnu Katsir dalam pendidikan multikultural pada surat al-Hujurat ayat 13, 2) Bagaimanakah konsep Ta’aruf dalam perspektif pendidikan multikultural dalam penafsiran Tafsir Ibnu Katsir pada surat al-Hujurat ayat 13. Penulis memilih metode penelitian kepustakaan. Oleh karena itu teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah pengumpulan data literer yaitu: bahanbahan pustaka yang koheren dengan objek pembahasan yang dimaksud. teknik pengumpulan data yang tepat dalam penelitian library research adalah dengan mengumpulkan buku-buku, makalah, artikel, majalah, jurnal, dan lain sebagainya. Langkah ini biasanya dikenal dengan metode dokumentasi. Hasil dari penelitian ini yaitu antara lain: 1) Penafsiran Tafsir Ibnu Katsir dalam surat al-Hujurat ayat 13 terdapat beberapa nilai pendidikan multikultural, seperti: a) persamaan manusia (egaliter), b) ketaatan pada Allah, c) kepatuhan pada Rasul, d) saling mengenal (ta’aruf), e) derajat ketakwaan (takwa), f) Allah melihat hati dan amal manusia, dan g) menyambung silaturrahmi. 2) Konsep Ta’aruf dalam perspektif pendidikan multikultural dalam penafsiran Tafsir Ibnu Katsir pada surat al-Hujurat ayat 13, yaitu ta’aruf dalam konsep al-Qur’an tidak sesederhana apa yang dipahami sekarang ini. Ta’aruf sendiri tidak hanya dimaknai sebagai sebuah proses perkenalan yang identik dengan pernikahan. Ta’aruf dimaknai sebagai suatu anjuran untuk saling mengenal antara sesama manusia, tidak terbatas Muslim atau non muslim lainnya. Proses ta’aruf yang ditawarkan al-Qur’an tersebut menjembatani terjadinya interaksi yang baik serta terjalinnya sebuah hubungan yang harmonis dan heterogenitas (keanekaragaman)

Item Type: Thesis (Magister)
Contributors:
ContributionContributorsEmail
Thesis advisorDr. H. Moh. Nasir, M.Pd., ㅤUNSPECIFIED
Thesis advisorDr. H. Saifullah, M.HI., ㅤUNSPECIFIED
Subjects: Karya Umum > Kumpulan Karya Umum
Divisions: Fakultas Agama Islam > Pendidikan Agama Islam Multikultural (S2)
Date Deposited: 27 Dec 2022 14:51
Last Modified: 23 Jun 2025 06:19
URI: https://repository.yudharta.ac.id/id/eprint/6312

Actions (login required)

View Item View Item