MUHAMMAD HAIDAR HADZIQ, 202086130011 (2022) REINFORCEMENT PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DI PONDOK PESANTREN NGALAH. Magister thesis, Universitas Yudharta.
|
Text (BAB I.pdf)
202086130011_BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (215kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB II.pdf)
202086130011_BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB III.pdf)
202086130011_BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (344kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB V.pdf)
202086130011_BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (507kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB VI.pdf)
202086130011_BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (88kB) | Request a copy |
|
|
Text (Daftar Pustaka.pdf)
202086130011_Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (479kB) | Request a copy |
|
|
Text (Halaman Depan.pdf)
202086130011_Halaman Depan.pdf Restricted to Registered users only Download (965kB) | Request a copy |
|
|
Text (Jurnal.pdf)
202086130011_Jurnal.pdf Restricted to Registered users only Download (296kB) | Request a copy |
Abstract
Dalam pendidikan pesantren reinforcement sangat di perlukan demi tercapainya tujuan dari pendidikan.Pondok Pesantren Ngalah sebagai lembaga non formal yang berada di Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan merupakan pesantren yang mampu mencetak santri yang tdak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga santri yang bisa menjaga semua perbedaan yang ada tetap berjalan berdampingan secara damai. Fokus penelitian yang diambil adalah 1) bagaimana reinforcement verbal pendidikan multikultural pada santri di Pondok Pesantren Ngalah?. 2) bagaimanareinforcement non-verbal pendidikan multikultural pada santri di Pondok Pesantren Ngalah?. Penulis memilih metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus.Pengumpulan data dilakukan melalui Observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun jenis dan sumber data dalam penelitian ini yaitu: 1) Data primer dan 2) Data sekunder Hasil penelitian menunjukkan bahwa reinforcement verbal pendidikan multikultural di Pondok Pesantren Ngalah dilaksanakan dengan tiga cara, Pertama melalui penguatan yang dilakukan oleh pengasuh pada pengajian yang dipimpin oleh kyai. Kedua, penguatan yang dilakukan oleh Pengurus atau Ustadz pada saat kegiatan santri.Ketiga,melalui karya Pondok Pesantren yang berisi tentang mutikultural. Sedangkan reinforcement non-verbal pendidikan multikultural di lakukan dengan lima cara yaitu, pertama, melaui penamaan bangunan yang ada dikawasan Pondok Pesantren Ngalah. Kedua, desain bangunan dan benda disana menggunakan desain khas Nusantara.Ketiga, melalui kegiatan pertemuan atau kunjungan lintas agama yang ada di Pondok Pesantren Ngalah.Keempat busana yang digunakan oleh pengasuh ataupun pengurus menggunakan busana khas budaya Indonesia. Kelima, melalui simbol atau gambar sampul buku karya Pndok pesantren yang menggunakan gambar budaya Nusantara
| Item Type: | Thesis (Magister) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | Karya Umum > Kumpulan Karya Umum | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Agama Islam > Pendidikan Agama Islam Multikultural (S2) | |||||||||
| Date Deposited: | 08 Dec 2022 13:38 | |||||||||
| Last Modified: | 23 Jun 2025 06:19 | |||||||||
| URI: | https://repository.yudharta.ac.id/id/eprint/6317 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

