Substitusi Tepung Biji Durian (Durio zibethinus) Untuk Pembuatan Kerupuk Jamur Tiram (Pleurotus ostreatus) Berdasarkan Metode Pengeringan

Syahrul Maulana Ishak, 201969050024 (2023) Substitusi Tepung Biji Durian (Durio zibethinus) Untuk Pembuatan Kerupuk Jamur Tiram (Pleurotus ostreatus) Berdasarkan Metode Pengeringan. Sarjana thesis, Universitas Yudharta.

[img] Text (Abstrak.pdf)
201969050024_Abstrak.pdf

Download (12kB)
[img] Text (BAB%20I.pdf)
201969050024_BAB I.pdf

Download (15kB)
[img] Text (BAB%20II.pdf)
201969050024_BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (324kB) | Request a copy
[img] Text (BAB%20III.pdf)
201969050024_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (152kB) | Request a copy
[img] Text (BAB%20IV.pdf)
201969050024_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (421kB) | Request a copy
[img] Text (BAB%20V.pdf)
201969050024_BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (7kB) | Request a copy
[img] Text (Daftar%20Pustaka.pdf)
201969050024_Daftar Pustaka.pdf

Download (72kB)
[img] Text (Halaman%20Depan.pdf)
201969050024_Halaman Depan.pdf
Restricted to Registered users only

Download (679kB) | Request a copy

Abstract

Durian (Durio zibethinus) merupakan salah satu buah yang sangat popular dikenal sebagai The King of Fruits yang termasuk dalam famili Bombacaceae dengan presentase berat biji kurang lebih 5-15%. Salah satu pemanfaatannya yaitu dijadikan tepung. Pembuatan tepung merupakan alternatif pengolahan untuk memperpanjang daya simpan dan daya guna tepung biji durian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pengeringan dan penambahan proporsi jamur tiram terhadap substitusi tepung biji durian untuk pembuatan kerupuk jamur tiram serta mendapatkan perlakuan terbaik dari kerupuk jamur tiram. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 2 faktor, yaitu Faktor 1 : Metode pengeringan (P) : Pengeringan dengan sinar matahari selama 15 jam (P1) dan Pengeringan dengan oven listrik dengan suhu 105 ºC selama 3 jam (P2). Faktor 2 : Komposisi substitusi jamur tiram (W) : perbandingan proporsi biji durian dengan jamur tiram 1:1 (W1), perbandingan proporsi biji durian dengan jamur tiram 1:2 (W2), perbandingan proporsi biji durian dengan jamur tiram 1:3 (W3). Masing-masing perlakuan diulang sebanyak tiga kali sehingga didapatkan 18 kombinasi perlakuan.Analisa yang dilakukan meliputi analisa kimia yaitu kadar air, kadar protein dan kadar serat serta uji organoleptik yang meliputi warna, tekstur, aroma, dan rasa. Hasil penelitian terbaik terdapat pada P2W3 (pengeringan oven selama 3 jam dan biji durian 100 gr : jamur tiram 300mL) dengan parameter analisa kimia meliputi kadar air 0,14%, kadar protein 0,15%, kadar serat 0,12%, organoleptik warna 0,13 (agak suka), organoleptik tekstur 0,15 (agak suka), organoleptik aroma 0,14 (agak suka), dan organoleptik rasa 0,18 (sangat suka). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh metode pengeringan dan penambahan proporsi jamur tiram sangat berpengaruh nyata terhadap kadar serat, dan berpengaruh sangat nyata terhadap kadar protein dan kadar air serta organoleptik terhadap warna, tekstur, aroma, dan rasa kerupuk jamur tiram.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: 635.8 ISH S
Contributors:
ContributionContributorsEmail
Thesis advisorDr. Deny Utomo, S.Pi., MP, ㅤUNSPECIFIED
Subjects: Teknologi & Ilmu Terapan > Pertanian dan Teknologi yang Berkaitan
Divisions: Fakultas Pertanian > Ilmu Teknologi Pangan
Date Deposited: 22 Oct 2023 07:09
Last Modified: 22 May 2024 06:08
URI: https://repository.yudharta.ac.id/id/eprint/4317

Actions (login required)

View Item View Item