ABDUL SOMAD, 201869070012 (2022) ANALISIS KELAYAKAN USAHA MINUMAN BUAH APEL “NIAPEL” PADA HOME INDUSTRI “SUMBER REZEKI” DESA ANDONOSARI KECAMATAN TUTUR. Sarjana thesis, Universitas Yudharta.
|
Text (ABSTRAK.pdf)
201869070012_ABSTRAK.pdf Restricted to Registered users only Download (543kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB I.pdf)
201869070012_BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (542kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB II.pdf)
201869070012_BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (541kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB III.pdf)
201869070012_BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (568kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB IV.pdf)
201869070012_BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (622kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB V.pdf)
201869070012_BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (537kB) | Request a copy |
|
|
Text (COVER.pdf)
201869070012_COVER.pdf Restricted to Registered users only Download (577kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR ISI.pdf)
201869070012_DAFTAR ISI.pdf Restricted to Registered users only Download (609kB) | Request a copy |
|
|
Text (LAMPIRAN.pdf)
201869070012_LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (726kB) | Request a copy |
|
|
Text (SKRIPSI BAGIAN AWAL.pdf)
201869070012_SKRIPSI BAGIAN AWAL.pdf Restricted to Registered users only Download (990kB) | Request a copy |
Abstract
Buah apel dengan nama latin Malus domestica awalnya hidup liar di dataran Asia tengah dengan suhu dingin. Tanaman apel masuk ke Indonesia di tahun 1930-an yang dibawa oleh orang Australia dan Belanda dan ditanamkan di daerah Nongkojajar Kecamatan Tutur Pasuruan (Suhariyono, 2014). Sebagai sentra penghasil buah apel di kabupaten Pasuruan, maka hasil panen dari buah apel kecamatan Tutur cukup melimpah. Dibalik produksi buah apel Kecamatan Tutur melimpah terdapat suatu kendala yakni kondisi cuaca dan iklim yang berubah-ubah yang mengakibatkan produksi buah apel Kecamatan Tutur tidak maksimal dan banyak buah apel yang berukuran kecil dan tidak beraturan bentuknya. Buah apel yang memiliki ukuran kecil dan bentuk yang tidak beraturan biasa disebut buah apel rempesan. Dalam proses sortasi buah apel rempesan tidak akan bisa dijual karena kualitasnya yang kurang baik. Seperti komoditas buah yang lainnya, buah apel juga memiliki daya simpan yang pendek dan mudah busuk. Oleh karena itu adanya olahan menjadi sari buah. Home Industri Sumber Rejeki merupakan salah satu Agroindustri yang bergerak pada bidang pengelolaan buah apel dalam bentuk minuman buah apel.Minuman buah apel NIAPEL memiliki prospek yang baik untuk dikembangkan karena NIAPEL merupakan minuman buah apel yang tentunya tidak kalah bersaing dengan produk lain dalam hal kualitas dan rasanya, namun permasalahan yang dihadapi Home industry sumber rejeki yakni keterbatasan modal. Tujuan dari penelitian ini untuk Menganalisis biaya, penerimaan, pendapatan Home industri Minuman Buah Apel NIAPEL dan Menganalisis Kelayakan usaha Home Industri Minuman Buah Apel NIAPEL. Penelitian ini menggunakan Analisis kuantitatif. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Biaya, Penerimaan, Pendapatan dan Kelayakan Usaha meliputi R/C Rasio, NPV, B/C Rasio, Profitability ratio, Payback Periods (PP) dan IRR Hasil penelitian menunjukkan berdasarkan Analisis Biaya, Penerimaan dan Pendapatan Minuman Buah Apel NIAPEL yakni : Biaya tetap pada home Industri Niapel yakni Rp. 105.500. Sedangkan untuk biaya Variabel dalam 1 kali proses produksi yakni mencapai Rp. 311.173 43, Penerimaan Home industri Sumber Rezeki dalam periode 2018-2022 mengalami fluktuasi disebabakan adanya Virus Corona dan PSBB yang membatasi pengiriman antar wilayah. Nilai penerimaan Produk pada tahun 2018 mencapai Rp. 46 juta dan turun pada tahun 2019 menjadi Rp. 29 juta dan naik pada tahun berikutnya sampai pada Rp. 49 juta pada tahun 2022, Pendapatan Home Industri NIAPEL dari tahun 2018 juga fluktuatif, yakni padah tahun 2018 berada pada Rp. 16 juta dan turun pada tahun 2019 dan merangkak naik molai tahun 2020 sampai pada 2022 sampai dengan nilai Rp. 22 juta 2. Sedangkan untuk Analisis kelayakan usaha minuman Buah apel niapel yakni :Dari perhitungan R/C Ratio, Home Industri NIAPEL memperoleh hasil rata2 1,7 dalam jangka waktu 5 tahun. Dengan hasil tersebut Home Industri NIAPEL layak untuk diteruskan, NPV, dari hasil NPV menunjukkan nilai 31.178 yang berarti nilia lebih dari 0. Sehingga usaha dikatakan layak, Gross B/C Ratio menunjukkan angka 1,23 yang artinya usaha Layak Untuk dilanjutkan, Net B/C Ratio menunjukan hasil 1,29, dengan demikian Home Industri Sumber Rezeki layak untuk dilanjutkan, Perhitungan Profitability Ratio mendapatkan hasil 2,13 yang artinya usaha Layak untuk dilanjutkan, Hasil Perhitungan Payback Periods mendapatkan 2,16 tahun untuk mengembalikan biaya investasi, yang berarti usaha sangat efisien 44 g. perhitungan IRR mendapatkan hasil 59,95% yang berarti persentase hasil lebih besar dari tingkat suku bunga, sehingga usaha layak untuk dilanjutkan.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | Teknologi & Ilmu Terapan > Pertanian dan Teknologi yang Berkaitan | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Agribisnis | |||||||||
| Date Deposited: | 29 Aug 2022 14:21 | |||||||||
| Last Modified: | 23 Jun 2025 06:10 | |||||||||
| URI: | https://repository.yudharta.ac.id/id/eprint/6086 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

